Ads 1

Senin, 31 Oktober 2016

kiat sukses ternak ayam kalkun

Berikut ini adalah Peluang Usaha Peternakan yang mungkin ingin anda jalani setelah pensiun nanti atau untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Kali ini yang akan kami ulas mengenai Kiat Sukses Ternak Ayam Kalkun. Semoga dapat bermanfaat untuk anda semua.
kiat sukses ternak ayam kalkun
Peluang Usaha Ternak Ayam Kalkun Sukses
Ayam kalkun adalah sebutan untuk dua spesies burung berukuran besar dari ordo Galliformes genus Meleagris.Kalkun betina lebih kecil dan warna bulu kurang berwarna-warni dibandingkan kalkun jantan. Sewaktu berada di alam bebas, kalkun mudah dikenali dari rentang sayapnya yang mencapai 1,5-1,8 meter.
Spesies kalkun asal Amerika Utara disebut M. gallopavo sedangkan kalkun asal Amerika Tengah disebut M. ocellata.Kalkun hasil domestikasi yang diternakkan untuk diambil dagingnya berasal dari spesies M. gallopavo yang juga dikenal sebagai kalkun liar (Wild Turkey). Sedangkan spesies M. ocellata kemungkinan adalah hasil domestikasi suku Maya. Ada orang yang berpendapat kalkun yang diternakkan untuk diambil dagingnya berasal dari kalkun suku Maya. Alasannya kalkun suku Maya lebih penurut dari kalkun liar asal Amerika Utara, tapi teori ini tidak didukung bukti morfologis. Kalkun hasil domestikasi mempunyai pial (bagian bergelambir di bawah paruh) sebagai bukti bahwa kalkun negeri berasal dari kalkun liar M. gallopavo. Kalkun M. ocellata yang dipelihara orang Maya tidak memiliki pial. Kalkun liar merupakan hewan buruan di Amerika Utara, tapi tidak seperti kalkun negeri, kalkun liar gesit
kiat sukses ternak ayam kalkun
Harga Jual/Beli Ayam Kalkun
Teknik Ternak Ayam KalkunDari segi persaingan, khusus daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta terbilang sudah cukup ketat. Tetapi di luar daerah itu persaingan sama sekali belum ketat terutama di luar Pulau Jawa. Hal itu membuat peluang usaha ternak ayam kalkun masih sangat menjanjikan. Adapun harga jual yang ditawarkan saat ini tergantung umur, antara lain DOC Rp 30 ribu/ekor, usia 2 minggu Rp 45 ribu, usia 3 minggu Rp 55 ibu, usia 1 bulan Rp 65 ribu, usia 2,bulan Rp 100 ribu, usia 3 bulan/pasang Rp 275 ribu, usia 4 bulan/pasang Rp 375 ribu, usia 5 bulan/pasang Rp 475 ribu, usia 6 bulan/pasang Rp 575 ribu, indukan/pasang Rp 750 ribu dan indukan super Rp 850 ribu sampai 1 juta per pasang. Dan, harga karkas (daging) kalkun beku Rp 45- 50 ribu/kg.
Kriteria ayam kalkun yang dijual harus sehat dengan ciri-ciri nafsu makan yang baik, kotorannya berwarna normal (tidak encer putih kehijauan), gerak-geriknya gesit dan berasal dari indukan unggul. Indukan yang unggul biasanya yang produktif memiliki kaki dan badan yang besar.
Sedangkan ciri-ciri ayam kalkun yang kurang baik/afkiran, yakni kaki kering dan sudah kapalan, jari-jari kering dan bengkok, bulunya berwarna kusam, mata melotot (belok), namun pandangan sayu, pada ujung mulut terlihat seperti sobekan yang berwarna kemerahan, sering menyendiri dan nafsu makan berkurang.


Cara membedakan ayam kalkun jantan dan betina
bisa dilihat dari ukuran tubuh pejantan yang lebih besar dari betina dan memiliki bulu yang lebih indah. Selain itu juga dari jambul/jawer yang berada di atas kepalanya. Jawer panjang baisanya dimiliki oleh kalkun pejanten, sedangkan yang betina kurang muncul jawernya. Kalkun jantan juga dicirikan dengan suara cicit yang lebih keras, sedangkan betina kurang keras suaranya.


Pemilihan Bibit
Bibit ayam Kalkun harus dipilih agar kita mendapatkan bibit ayam yang sehat dan berkualitas.


Pemilihan Lokasi PeternakanCara Ternak Ayam Kalkun
Lokasi yang baik akan menjamin pertumbuhan dan kesinambungan bisnis budidaya Ayam Kalkun.Lokasi yang ideal untuk beternak ayam Kalkun adalah disekitar pantai, sungai, danau dan persawahan untuk memudahkan ayam kalkun mencari makanan tambahan.


Pembuatan kandang
Kandang merupakan tempat tinggal ayam dan sama seperti rumah, kandang juga harus bisa memberikan rasa aman dan terlindungi buat si ayam, untuk menghindari ayam dari stress dan lari ke kandang orang lain sebaiknya kandang dibuat ideal untuk ayam Kalkun.
kiat sukses ternak ayam kalkun
Makanan
Berikan makan sesuai kondisi dan umur ayam kalkun karena untuk jenis ayam kalkun anakan dan kalkun dewasa memiliki porsi dan menu berbeda karena kemampuan lambung untuk menampung makanan dan kemampuan untuk mencerna makan berbeda.


Demikian tadi Informasi Kiat Sukses Ternak Ayam Kalkun dari kami untuk informasi harga jual sesuai perkembangan pasar yang ada.

cara ternak ikan discus bagi pemula

Ini cukup menyedihkan apabila melihat bahwa banyak penggemar ikan discus tidak mengetahui panduan memelihara ikan discus. Mereka mengatakan bahwa ikan discus ini bukan untuk mereka. kita tidak bisa melakukan penggantian air dalam jumlah yang besar, tidak menjaga mereka dalam tangki bawah yang polos, bagaimana cara melakukan pengobatan terhadap ikan discus ini, bagaimana mengidentifikasi penyakit mereka dll. Tapi percayalah, jika Anda lakukan setiap hari 20-30 menit untuk mereka, Anda dapat dengan mudah menyimpan dan berhasil mempertahankan ikan discus milik anda. Banyak yang mengatakan bahwa itu tampak besar ketika discus mengambil makanan dari tuannya !!! Tapi ini juga bisa terjadi untuk Anda. Di sini saya menulis beberapa tips mengenai pemeliharaan discus untuk pemula.
cara ternak ikan discus bagi pemula
Panduan Memelihara Ikan Discus Untuk Pemula
Dimensi Aquarium untuk Ikan Discus:

Dimensi aquarium memainkan peran penting untuk menjaga ikan discus anda. Jika Anda memilih dimensi yang tepat maka setengah dari pekerjaan Anda sudah dilakukan. Kita tahu bahwa ikan discus adalah ikan bulat atau berbentuk cakram. Jadi karena bentuk tubuh ini ikan ini bergerak lebih vertikal daripada bergerak secara horizontal. Banyak dari mereka yang bergerak tumbuh lebih cepat. Umumnya ikan discus adalah ikan yang pergerakannya berada pada tingkat menengah. Jadi pada awalnya tujuan kita di sini akan memberikan mereka sebuah tangki aquarium yang memiliki kedalaman tinggi. Anda dapat memilih tangki dengan tinggi 18 inci sampai 24 inci.
Pada umumnya terlihat bahwa ikan discus suka hidup dalam kelompok. Jadi saya bisa katakan bahwa silahkan anda membeli setidaknya 4-6 ikan discus untuk pertama kalinya. Hingga mereka pada akhirnya dapat membentuk sebuah kelompok. Sekarang pertanyaannya adalah. Seberapa panjang suatu tangki aquarium yang ideal untuk memelihara ikan discus? Saya mengatakan bahwa setidaknya 3 kaki. Sebuah tangki aquarium dengan panjang 3 kaki sangat ideal bagi 6 ekor ikan discus (saya menganggap bahwa Anda tetap memlihara 4-6 ikan discus untuk pertama kalinya), mereka dapat bergerak bebas dalam arah horizontal dalam tangki aquarium ini dan dengan ketinggian 18-24 inci kita juga akan memberikan ruang yang cukup untuk ikan discus agar dapat bergerak secara vertikal. Jadi memilih jenis tangki aquarium yang tepat maka kita dapat menyediakan banyak ruang untuk tumbuh bagi ikan discus.
cara ternak ikan discus bagi pemula
Jenis Aquarium Untuk Ikan Discus
Ada beberapa jenis tangki aquarium ikan discus yang dapat kita pilih :
1. Tangki aquarium dengan bawah polos

Ini adalah ketika Anda mengatur aquarium Anda tanpa pasir atau karang di sepanjang bagian bawah. Seperti namanya, Anda meninggalkan bagian bawah polos.  Dalam bentuk yang paling sederhana, ikan-satunya akuarium sederhana (seperti yang ada di toko ikan lokal Anda) memenuhi syarat sebagai tangki aquarium dengan bawah polos. Tetapi bahkan aquarists canggih dapat memilih untuk menggunakan tangki aquarium dengan bawah polos ketimbang dengan tanki aquarium karang mereka.


2. Tangki aquarium berpasir (tangki dengan pasir sebagai substrat)
Pasir yang digunakan untuk tangki aquarium jenis ini merupakan jenis pasir silica dengan ukuran 4-5 mm. di bagian tengahnya bisa diberikan carbon active, dimana carbon active ini memiliki kegunaan untuk menyerap kandungan berbahaya pada air yang biasanya akan muncul pada awal-awal setup aquascape aquarium kesayangan anda.
Buatlah sekeliling aquarium anda tertutup dengan pasir. Kenapa ditutup dengan pasir? Hal ini agar tidak terlihat seperti kue lapis saat anda memasukkan pupuk dasar di atas pasir karena akan mengurangi estetika dekorasi aquascape aquarium berpasir anda.


3. Tangki aquarium berkerikil (Tank dengan kerikil sebagai substrat)
Mempersiapkan isi aquarium dengan kerikil batu yang berwarna-warni. Dipilih kerikil yang bundar atau lonjong kira2 segenggam banyaknya. Kerikil ini dicelupkan ke dalam cat berwarna. Kerikil yang sudah diberi cat warna ini kemudian dikeringkan. Bagaimana mendapatkan kerikil? Di toko-toko tanaman hias dan akuarium banyak tersedia kerikil yang sudah diolah dengan sentuhan warna-warni.


4. Tangki aquarium dengan tanaman
Membangun sebuah tangki aquarium tanaman bukanlah pekerjaan yang sulit. Tahap yang paling susah justru terdapat pada process pemeliharaan nya. Mengingat Suhu yang dibutuhkan discus adalah 27-31 C maka pilihan tanaman sangatlah terbatas.


Beberapa tanaman itu diantaranya adalah:
  1. Anubias
  2. Bucephalandra
  3. Crinum
  4. Cryptocoryne
  5. Echinodorus
  6. Rotala
  7. Hygrophila
  8. Microsorum
  9. Moss
  10. Lili Air (Nymphaea Lotus)
  11. Vallisneria
  12. Staurogyne Repens
  13. Riccia Fluitans
  14. Monosolenium Tenerum
  15. Egeria Densa & Egeria Najas
cara ternak ikan discus bagi pemula

cara ternak ikan discus bagi pemula
Ciri-Ciri Ikan Discus Yang Bagus
Adapun tanda-tanda ikan discus yang bagus (berdasar pada info karyawan senior toko ikan hias serta rekomendasi lain) yaitu :
  1. Warna kulit cerah, tak berselaput/keluarkan lendir yang terlalu berlebih.
  2. Sisik ikan bersih/tak mengelupas, tak berbintik putih,  serta sirip bersih, komplit serta seimbang.
  3. Warna mata bening, tak berselaput atau tak ada bercak putih, serta tak terlampau menonjol ke luar.
  4. Bentuk badan ideal, tak kurus/tidak tebal, serta menampakan ketebalan pada dahi. 
  5. Insang bagian kiri dan kanan buka serta tutup berbarengan serta teratur.
  6. Style berenang yang tenang.
  7. Pattern pada tubuh/sirip umumnya bakal muncul bertahap mulai ukuran ikan 2 inc. // hati-hati apabila ikan memiliki ukuran 2 inc namun pattern-nya telah terang serta relatif penuh, ada kemungkinan ikan di beri pakan yang memiliki kandungan hormon spesifik (konsumen umumnya kecewa sesudah dipelihara, pattern-nya memudar).
  8. Upayakan beli ikan discus yang memiliki ukuran minimum 2 inc, karena tanda-tanda ikan yang sehat serta bagus telah relatif mudah untuk diidentifikasi, serta relatif lebih tahan terhadap serangan penyakit/parasit.
cara ternak ikan discus bagi pemula
Ciri-Ciri Ikan Discus Yang Stress dan Tidak Bagus
Tanda-tanda ikan discus yang stress/sakit/terkena penyakit/dengan cara genetis kurang bagus yaitu :
  1. Kulit condong hitam, atau garis vertikal/stress bar (jumlahnya 6 – 18 bar) yang mencolok/terlampau terlihat mengisyaratkan ikan discus stress
  2. Ada bintik putih pada sisik, atau sirip tak komplit/cacat yang mungkin saja diserang fin root.
  3. Warna mata tak bening, berselaput atau ada bercak putih yang mengisyaratkan ikan discus terkena penyakit. Atau mata terlampau menonjol ke luar yang karena sebab kwalitas air yang jelek hingga ikan discus terjangkit intestinal bakteri yang bisa menyebabkan pop eye (mata terlampau menonjol ke luar). Atau ukuran mata yang terlampau besar dibanding dengan postur keseluruhannya yang mengisyaratkan perkembangan ikan discus terhalang. Atau mata ikan discus yang (condong) hitam mengisyaratkan ada penyakit serta terlampau lama terkontaminasi obat-obatan (disebabkan treatment yangdiscus1 terlampau lama).
  4. Bentuk badan kurus/tidak tebal, yang mungkin saja dikarenakan oleh kekurangan pakan (discus mogok makan/kalah berkompetisi/pakan tak berkwalitas) atau aspek genetika indukan yang kurang bagus.
  5. Ikan bernafas dengan satu insang yang mengisyaratkan ikan diserang kutu insang. Atau ikan bernafas terlampau cepat yang mengisyaratkan kekurangan oksigen.
  6. Ikan lakukan beberapa gerakan aneh atau menggesekan badannya ke benda di sekelilingnya yang mengisyaratkan diserang parasit/kutu/jamur/bakteri baik pada tubuh/sirip atau insang.
  7. Pattern pada tubuh/sirip yg tidak keluar, atau sirna/tak cerah walau sebenarnya ikan telah memiliki ukuran kian lebih 2, 5 inc yang mengisyaratkan kwalitas ikan discus dengan cara genetis kurang bagus. Warna yang sirna/tak cerah bisa pula karena sebab pemberian pakan yg tidak pas. Ada kemungkinan lain yang mengakibatkan pattern dan warna ikan discus yang kita beli nyatanya memudar/tak cerah sesudah dipelihara walau sebenarnya pakannya telah pas, hal itu mungkin saja lantaran oleh penjualnya ikan discus itu di beri pakan yang memiliki kandungan hormon pencerah warna agar tampak bagus serta menarik pembelinya, walau sebenarnya kwalitas ikan discus itu dengan cara genetis kurang bagus.
  8. Type ikan discus yang berwarna solid (contoh : marlboro, blue diamond, pigeon) yangmemiliki spot hitam di bagian kepala serta sirip mengisyaratkan dengan cara genetis kwalitas indukan yg kurang bagus yang memanglah telah mempunyai spot hitam pada awal mulanya. Namun spot hitam itu mungkin saja juga karena sebab pemakaian lampu dengan intensitas spektrum warna merah yang terlalu berlebih (contoh : pemakaian lampu UV).
Demikian informasi mengenai cara ternak ikan discus bagi pemula. Semoga dengan kita membaca artikel cara ternak ikan discus bagi pemula, dapat menambah wawasan kita dalam dunia minuman kopi. Blog Ikan Hias Air Tawar tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang mungkin timbul dari penggunaan informasi ini.

tips ternak ikan gurame di kolam terpal

Gurihnya cita rasa gurame goreng dan gurame bakar menjadikannya digemari banyak orang, bahkan menjadi salah satu menu favorit beberapa restoran dan rumah makan. Tak hanya disenangi oleh konsumen saja, hal tersebut juga menjadi keuntungan bagi produsen yang berperan sebagai pembudi daya ikan gurame. Pasalnya, kegemaran khalayak mengonsumsi aneka macam masakan berbahan dasar ikan gurame ini menciptakan peluang usaha serta mampu memberikan profit yang menguntungkan.
tips ternak ikan gurame di kolam terpal
Permintaan komoditas gurame mengalami peningkatan seiring dengan menjamurnya tempat-tempat kuliner di tanah air. Menurut Wiwied Usman, Sekjen Permina (Perhimpunan Masyarakat Perikanan Nusantara), seperti yang dikutip dari Kedaulatan Rakyat beberapa waktu lalu, budi daya ikan gurame termasuk investasi yang menggiurkan. Dengan menebar bibit gurame katakanlah sebanyak 2.000 ekor, pendapatan yang bisa dikantongi sekitar Rp40 juta.
Karena memerlukan air berlimpah serta habitat yang cukup luas, budi daya ikan gurame ini dianggap hanya bisa dikelola dengan modal besar. Padahal tidaklah demikian. Budi daya ikan gurame yang banyak tersedia di pasar tradisional dan modern tersebut bisa diterapkan dalam skala rumah tangga atau dengan kata lain industri mikro bermodal kecil. Jadi, kesempatan serta peluang usaha rumahan untuk komoditas ini masih sangat terbuka lebar.
Salah satu cara membudi daya ikan gurame skala rumah tangga adalah dengan menggunakan media kolam terpal. Lahan yang dipakai bisa di pekarangan rumah (bila pekarangan Anda cukup luas) atau lahan kosong di sekitar rumah yang bisa Anda sewa dengan biaya terjangkau. Perlu diingat, dalam lahan sempit itu jumlah bibit gurame yang dapat dibudi daya pun terbatas.
Ukuran gurame juga turut menjadi pertimbangan kuantitas gurame yang akan dibudi daya dalam kolam terpal. Menurut penjelasan Galeri UKM, untuk ukuran kolam 1 meter persegi dengan kedalaman 90 cm dapat diisi 10 ekor ikan gurame dengan bobot 2,5 ons. Lalu bagaimana membuat kolam terpal untuk budidaya gurame ini?
Prosedurnya cukup sederhana. Ada dua macam cara yang bisa Anda pilih. Pertama, menggali tanah dengan kedalaman sekitar 90 cm kemudian pasang terpal pada tanah galian tersebut. Cara kedua dengan tidak melakukan penggalian tanah tapi memasang terpal pada permukaan tanah lalu merangkai rangka dari besi atau kayu sebagai penyangga sehingga bentuknya menyerupai bak.
Baik cara pertama maupun kedua mempunyai keunggulannya masing-masing. Cara pertama membuat beban terpal tidak terlalu berat ketika diberi air sementara cara kedua memudahkan pembudi daya melakukan penggantian serta pembersihan kolam.
Mengenai masa panen, budi daya ikan gurame kolam terpal mempunyai usia pembibitan yang relatif singkat. Untuk bibit 2,5 ons dapat dipelihara selama 5 bulan sebelum dipanen dengan hasil ikan gurame berbobot 6 sampai 7 ons.
Yang perlu diperhatikan dalam budi daya ikan gurame dalam kolam terpal adalah kondisi air serta frekuensi pemberian makanan. Walau bisa bertahan dalam air yang tidak terlalu bersih tapi habitat ikan gurame harus tetap dijaga higienitasnya untuk menjauhkan hama penyakit serta racun kimia berbahaya. Ada baiknya untuk membersihkan kolam terpal seminggu sekali dengan sistem shift pond yakni penyedotan air melalui selang/pompa dan kemudian isi kembali dengan air yang lebih baru.
Sedangkan untuk makanan, berikan pelet yang mengandung protein 25 sampai 30 persen dengan frekuensi 2 kali sehari. Lebih baik memberi makan dengan kuantitas sedikit tapi berfrekuensi sering daripada kuantitas banyak tapi dengan frekuensi jarang. Selain pelet, Anda juga bisa menambahkan daun-daunan dan sayuran yang juga baik bagi kesehatan dan pertumbuhan ikan gurame.



usaha ternak ikan laga menguntungkan

usaha ternak ikan laga menguntungkan
dengan sukses beserta kumpulan cara pemijahannya. kali ini saya  akan memberikan panduan cara yang efektif mengenai tehnik terbaru budidaya ikan laga aduan dari semua segi.dan akan menjadi bisnis yang menjanjikan buat anda.

Mungkin banyak orang yang berpikir ternak ikan laga adalah Peluang Bisnis atau pekerjaan yang susah dan membutuhkan biaya yang sangat mahal dalam proses budidayanya, Namun anggapan tersebut menurut kami itu salah besar. Karena pada dasarnya membudidayakan kan cantik ini tergolong mudah dan tidak membutuhkan biaya modal yang besar serta tidak membutuhkan tempat yang luas. Jika anda tertarik untuk membudidayakan ikan ini baca tulisan artikel dibawah berikut ini.

usaha ternak ikan laga menguntungkan
Langkah 1:
langkah awal siapkan induk ikan laga yang bagus dan siap untuk dikawinkan minimum ber usia 3-4 bulan dengan ciri-ciri ikan laga jantan sudah mengeluarkan gelembung buih, bentuk badan dan siripnya pajang, warna agak terang terang, gerakan lebih agresif dan cepat lalu, untuk indukan ikan laga betina yang sudah siap kawin memiliki ciri khas sudah ada bercak putih pada bawah perutnya, bentuk badan membulat, bagian perut agak buncit, mempunyai sirip pendek dan warnanya kusam dan gerakan lebih cenderung lambat.


1. Tips jitu cara pemijahan ikan laga:
Pijahkan indukan ikan cupang yang sudah di pilih dalam wadah atau akuarium. dan
Biarkan proses tersebut kurang lebih selama 24 jam atau sehari semalam,.Pada hari pertama ikan laga jantan akan membuat gelembung untuk telur dan dihari kedua akan terjadi proses perkawinan dan telur akan di simpan  oleh ikan jantan dalam gelembung buih tadi.
Setelah hari ke dua pisahkan ikan laga betina dari wadah ataupun akuarium biarkan ikan lagajantan bersama dengan telurnya.
usaha ternak ikan laga menguntungkan
Simpanlah wadah atau akuarium tersebut di tempat yang mungkin agak gelap dan jangan di pindah2 kan kerena jika telur tersebut jatuh dari gelembung maka telur tersebut akan mati dan dalam proses tersebut si jantan tidak usah diberi pakan.Biarkan proses tersebut berjalan selama  seminggu lebih atau satu minggu,setelah itu pisahkan indukan ikan laga jantan kemudian pindahkan bibit ataupun anaknya ikan laga ketempat yang lebih besar secara sangat hati hati untuk mengurangi resiko kematian bibit.


2. Tips Untuk Pemberian Pakan;
Untuk pakan bibit ikan laga yang berumur satu minggu dapat diberikan pakan air kol (air hasil rendaman sayur kol) karena air hasil rendaman sayur kol mengandung bakteri ataupun plankton atau bisa juga diberi makan jentik- jentik nyamuk yang sudah disaring. tambahanan nya boleh diberikan kuning telur ayam yang sudah direbus dengan cara menghaluskanya kuning telur.

cara ternak ikan hias di lahan sempit

Pembangunan perumahan yang semakin meluas membuat ketersediaan lahan untuk pembibitan menjadi berkurang.
Hal ini juga dibarengi dengan permintaan jumlah konsumsi ikan yang semakin meningkat sehingga tidak terjadi keseimbangan antara permintaan dan jumlah suplai yang tersedia.
Permasalah ini sebenarnya dapat diatasai dengan memanfaatkan lahan sempit yang tersedia di sekitar kita. Budidaya ikan juga bisa dilakukan pada lahan yang sempit namun tetap sesuai dengan prosedur.
cara ternak ikan hias di lahan sempit
Budidaya di lahan sempit bisa menggunakan berbagai bentuk sebagai wadah. Hal yang harus diperhatikan dalam budidaya di lahan sempit adalah pemilihan jenis ikan atau bibit, juga teknik budidaya yang digunakan.
Budidaya pada lahan sempit umumnya lebih cocok diterapkan pada ikan air tawar, untuk ikan jenis air payau atau air laut teknik ini terlalu cocok untuk digunakan. Ikan seperti lele, gurame, nila dan lainnya, sangat cocok diterapkan dengan metode seperti ini.

Persiapan kolam
Ini adalah menjadi persiapan awal yang penting dilakukan. Kolam yang digunakan untuk budidaya di lahan sempit bisa terbuat dari apa saja.
Kolam bisa dibuat di belakang rumah atau di samping rumah. Kolam untuk budidaya di lahan yang sempit juga bisa menggunakan media apapun. Keuntungan dari menggunakan perawatan yang tidak terlalu sulit.


Kolam Tanah
Jika Anda mempunyai lahan di delakang atau di samping rumah, itu sudah cukup untuk digunakan sebagai kolam.
Penggunaan kolam dari tanah mempunyai kelemahan jika jenis tanah yang digunakan tidak sesuai. Hal ini akan menyebabkan air cepat meresap dan menghilang.
Jika ingin menggunakan media tanah sebagai wadah, lapisi permukaan tanah tersebut dengan plastic tebal atau bahkan terpal.


Kolam terpal
Penggunaan kolam terpal memberikan keuntungan terhadap penggunaan lahan sempit. Penggunaan terpal sebagai kolam termasuk dalam kolam semi permanen karena dapat dipindah atau bahkan dibubarkan.
Kolam yang dibuat untuk budidaya jangan terlalu besar, ukuran standar yang biasa digunakan adalah 2x1m. Untuk ketinggian, usahakan untuk mengikuti jenis ikan yang dibudidaya. Karena setiap jenis ikan membutuhkan ketinggian air tertentu untuk berkembang secara optimal.


Akuarium
Jenis wadah ini basanya cocok digunakan untuk budidaya ikan hias. Penggunaan akuarium mempunyai keunggulan dalam hal fleksibilitas karena dapat dipindahkan ke tempat berbeda.
Yang harus diperhatikan dalam penggunaan akuarium adalah kebersihan dan pemberian bahan-bahan tertentu. Bahan ini dapat berupa ornament sebagai tempat pembiakan ikan hias.

Media lain
Untuk budidaya skala kecil terutama di lahan sempit, media budidaya yang dapat digunakan adalah drum atau ember.
Penggunaan media ini dinilai sangat praktis karena mempermudah budidaya. Kelemahan dari penggunaan media ini adalah daya tamping yang tidak terlalu banyak. Jenis budidaya yang cocok menggunakan media ini adalah jenis ikan hias atau belut.


Pemupukan dasar kolam
Untuk beberapa jenis budidaya ikan tertentu, pemupukan pada dasar kolam perlu dilakukan. Pemupukan hendaknya hanya dilakukan pada kolam yang terbuat dari tanah. Pemupukan juga harus meyesuaikan kadar keasaman tanah.

Penebaran benih
Penebaran benih harus dilakukan secara hati-hati, terutama untuk jenis ikan hias. Penebaran hendaknya harus melalui proses adaptasi terlebih dahulu.
Untuk jenis ikan tertentu, penebaran dapat dilakuka secara bersamaan dengan palstiknya. Sedangkan untuk jenis ikan lain, penebaran dapat dilakukan dengan cara menggoyang-goyangkan terlebih dahulu.

Pemberian pakan
Pakan yang diberikan biasanya tergantung dari jenis ikan yang dibudidaya. Yang menjadi perhataian adalah, pemberikan pakan harus sesuai sehingga porsinya akan pas.
Pemberian pakan yang berlebihan justru akan mengakibatkan kolam dan air menjadi kotor. Beberapa jenis ikn tidak akan tahan terhadap kualitas air yang buruk sehingga dapat mengganggu pertumbuhannya.

ternak ikan mas koki menguntungkan

Ikan koki merupakan salah satu ikan hias yang hidup di air tawar. Bentuknya yang bantek dan juga lucu membuat ikan koki ini mempunyai banyak penggemar. Selain itu, saat ini bentuk dari ikan koki ini telah terdapat banyak varian. Untuk lebih jelasnya tentang varaian dari ikan koki pembaca dapat membacanya pada jenis ikan mas koki.
Pada mulanya ikan koki merupakan ikan yang berasal dari negara china, namun saat ini ikan tersebut telah banyak dibudidayakan di berbagai negara, salah satunya adalah di Indonesia. Di Indonesia, ikan koki bisa dibudidayakan secara komersial, sehingga saat ini telah banyak pembudidaya yang menjual ikan koki. Selain itu, dengan harga yang bisa terbilang tinggi dan mempunyai banyak penggemar menjadikan usaha budidaya ikan koki menjadi pilihan untuk mendapatkan keuntungan.
Bagi pembaca yang ingin memulai usaha budidaya ikan koki, berikut SitusIkan.Com akan berbagi langkah-langkah cara budidaya ikan koki mudah dan menguntungkan. Semoga pembahasan kali ini bermanfaat bagi pembaca.
ternak ikan mas koki menguntungkan 


Cara Ternak Ikan Mas Koki Menguntungkan 
Pemilihan Induk Ikan Koki
Pemilihan induk ikan koki merupakan langkah pertama dalam pembudidayaan ikan koki. Pada pemilihan induk, agar menghasilkan benih ikan koki yang memuaskan, induk yang baik dan siap dipijah mempunyai panjang tubuh minmal sekitar 7 cm atau sebesar telur bebek dan telah berumur lebih dari 7 bulan.
Induk dipilih berdasaran bentuk tubuh yang ideal, dengan mempunyai ekor yang lebar, sirip yang tegak saat bergerak, kepala kecil dan sisik yang indah atau tidak rontok. Agar nantinya benih yang dihasilkan berwarna-warni, maka induk yang dipilih harus mempunyai tubuh yang polos tapi berbeda antara jantan dan betina, misalnya betina berwarna putih jantan berwarna kuning. Induk ikan yang dapat dipijahkan harus ikan yang sehat, lincah dan sudah matang gonad.
Ciri-ciri Indukan Matang Gonad
Indukan Jantan : Jika diurut di bagian perut dapat keluar cairan berwarna putih susu, Terdapat benjolan kecil warna putih pada tutup insang atau kadang-kadang pada jari-jari pertama sirip dada, Bentuk dubur oval serta kecil.
Indukan Betina : Jika diurut di bagian perut dapat keluar cairan kuning berbentuk telur ikan koki, Di bagian perut agak membesar, Bentuk dubur besar serta bulat.
Persiapan Akuarium
Cara budidaya ikan koki bisa lakukan di dalam akuarium. Langkah kedua ini, hal yang perlu dilakukan adalah menyiapkan Aquarium sebagai tempat pemijahan indukan ikan koki tersebut. Sediakanlah akuarium yang berukuran antara 80 cm x 40 cm x 40cm.
Air yang dimasukan ke dalam akuarium pemijahan harus bersih dan terhindar dari kaporit dengan kedalaman air 20cm. Setalah aquarium diisi dengan air, sebaiknya indukan ikan jangan langsung dimasukan, tetapi tunggu airnya mengendap terlebih dahulu untuk menurunan kadar Ph dalam air. Kadar Ph yang bagus untuk membudidayakan ikan koki sekitar 7,2 – 7,4. Sedangkan suhu air sekitar 24-26 derajat Celcius, dan mempunyai kandungan oksigen sekitar 2-5 ppm, kandungan co2 maksimal 10 ppm, dan nitrit maksimal 0,2. Khusus untuk oksigen dalam air ketersediaannya harus stabil. Untuk menyetabilkan oksigen air akuarium, kita bisa menggunakan aerator.
Agar telur nantinya tidak terceceran dalam Aquarium, masukan tanaman eceng gondok sebagai tempat menempelnya telur ikan dan juga bisa meningkatkan rangsangan indukan ikan koki dalam pemijahan. Tanaman enceng gondok yang dimasukan jangan sampai terlalu padat.


Pemijahan Ikan Koki
Pemijahan dilakukan ketika menjelang sore hari, dan ketika paginya telur-telur yang dihasilkan akan menempel pada enceng gondok yang disediakan. Proses dalam pemijahan ikan koki, ikan akan melakukan kerjar-kejar di dalam akuarium dan setelah melakukan perkawinan ikan jantan akan mengeluarkan sperma dan betina akan emngeluarkan sel telur dan sel telur yang telah dibuahi akan menempel pada enceng gondok.
Induk yang telah melakukan perkawinan harus dipindahkan dari kolam pemijahan, hal ini dikarenakan indukan ikan koki akan memakan telur apabila ikan tersebut merasa lapar.


Penetasan Telur Ikan Koki
Proses penetasan telur-telur ikan koki berlangsung sekitar 2-4 hari. Dari sekian telur yang dihasilkan oleh ikan koki, biasanya terdapat beberapa telur yang tidak dapat menetas. Telur yang tidak bisa menetas biasanya akan membusuk dan berjamur. Ambil telur yang membusuk tersebut agar tidak mengotori air akuarium.
Setelah telur-telur tersebut menetas, harus benar-benar memperhatikan kondisi air dalam akuarium karena benih ikan sangat rentan untuk mati. Suhu air yang diperbolehkan antara 24-28 derajat celcius. Selain itu, ketersediaan oksigen juga perlu diperhatikan dan jika perlu gunakan aerator untuk menambah oksigen dalam air.
Ketika pertama kali menetas, benih ikan koki mempunyai butiran kuning yang menempel di sekitar area mulut. Butiran kuning ini adalah makanan untuk benih ikan koki itu sendiri. Apabila butiran kuning tersebut telah habis, benih baru bisa diberikan pakan.


Pembesaran Ikan Koki
Pembesaran dilakukan setelah benih ikan koki telah mencapai usia sekitar satu bulan. Pembesaran dilakukan dengan membutuhkan banyak sinar matahari, untuk itu buang sedikit dari tanaman eceng gondok yang sebelumnya telah dimasukan. Ikan yang telah siap untuk dijual dipasaran pada umumnya telah mencapai usia ikan sekitar 4 bulan lebih. Dan juga ikan koki yang telah berusia 4 bulan telah siap sebagai calaon indukan selanjutnya.


Pemberian Pakan
Banyaknya pakan yang diberikan tidak di anjurkan secara berlebihan dengan tujuan agar pakan tidak mengotori air yang ada dalam kolam. Banyaknya pakan yang umum diberikan dalam satu hari berkisar antara 3 – 5 persen dari berat total ikan yang dipelihara.
Pakan tidak diberikan sekaligus, namun diberikan secara bertahap. Jumlah makanan yang diberikan pada setiap waktu makan tergantung dari frekuensi pemberian. Artinya, jika frekuensi pemberian makanan dilakukan empat kali sehari, maka jumlah yang diberikan pada setiap waktu makan adalah 1/4 dari dosis yang telah ditentukan.
Pakan yang diberikan bisa berupa pakan buatan dengan membeli di pasar ikan hias. Namun, bisa juga memberikan pakan berupa cacing tanah.
Demikian Cara Budidaya Ikan Koki yang bisa pembaca praktekan di rumah. Semoga pembahasan kali ini bisa bermanfaat untuk pembaca dan juga SitusIkan.Com. Kunjungi terus SitusIkan.Com untuk mendapatkan informasi lainnya.

peluang menjanjikan ternak ikan arwana

peluang menjanjikan ternak ikan arwana
Diantara ikan hias air tawar, ada salah satu jenis ikan hias air tawar asli Indonesia yang banyak diminati masyarakat lokal dan luar negeri, yaitu Ikan Arwana. Dengan harganya yang lebih stabil dibanding ikan hias lain, membuat peluang bisnis ikan ini sangat menjanjikan. Nah, untuk Anda yang memutuskan memuka usaha budidaya ikan arwana, berikut adalah tips jitu-nya :
  1. Induk dipelihara dalam kolam berukuran 5x5 m dengan kedalaman air 0,5-0,75 m. Kolam ditutup plastik setinggi 0,75 m untuk mencegah lompatan ikan.
  2. Ruangan pemijahan dibangun di pojok perkolaman dan ditambah beberapa kayu gelondongan untuk memberikan kesan alami. Hindari batu dan kerikil karena dapat melukai ikan atau tercampurnya pakan secara tidak sengaja.
  3. Kolam pembesaran dibangun di area tenang dan ditutup sebagian. Jauhkan dari sinar matahari lansung. Induk dipelihara dalam kolam pembesaran hingga mencapai matang atau kelenjar kelamin.
  4. Kualitas air dijaga agar mendekati lingkungan alami arwana yaitu pH 6,8-7,5 dan suhu 27-29 C. Penggantian air dilakukan sebaganyak 30-34% dari total volume dengan deklorinisasi atau air tersebut sudah dicampur zat untuk membunuh kuman dalam air.
  5. Keseimbangan gizi sangat penting bagi pemijahan dan kematangan gonad. Pakan diberikan setiap hari dalam bentuk ikan atau udang hidup, dan ditambah pelet dengan kadar protein 32%. Jumlah pemberian pakan per hari adalah 2% dari bobot total tubuh.
  6. Inkubasi telur secara normal butuh 8 minggu. Untuk memperpendek waktu, telur yang sudah dibuahi dapat dikeluarkan dari mulut penjantan satu bulan setelah pemijahan. Induk jantan ditangkap dengan sangat hati-hati dengan jaring halus, lalu diselimuti dengan handuk katun yang basah untuk menghindari ikan memberontak dan terluka. Ikan yang sudah terluka akan cacat hingga harganya turun.
  7. Untuk melepaskan larva dari mulut induk jantan, tarik perlahan bagian bawah mulut dan tubuh ditekan ringan. Larva dikumpulkan dalam wadah plastik dan diinkubasi dalam akuarium. Jumlah larva yang dapat mencapai 25-30 ekor.
  8. Setelah dikeluarkan dari mulut pejantan, larva diinkubasi dalam akuarium berukuran 45 x 45 x 90 cm. Temperatur air 27-29 derajat celcius. diukur menggunakan pemanas thermostat.
  9. Ukuran mencegah arwana terkena infeksi akibat penanganan larva, larutkan acriflavine atau disinfektan dalam air sebanyak 2 tetes.
  10. Selama peroide inkubasi, larva tidak perlu diberi pakan. Beberapa minggu pertama selama kuning telur belum habis, biasanya larva hampir selalu berada pada dasar akuarium.

cara budidaya gurame di lahan sempit dengan sistem guba

Budidaya Gurami Lahan Sempit Sistem Guba Teknik Guba adalah (Teknologi Gugus Simba), yakni riset tentang manfaat probiotik bagi keberhasilan...